Renungan hari ini:
"SAATNYA TELAH GENAP: BERTOBAT DAN PERCAYALAH KEPADA INJIL!"
Markus 1:15 (TB2) Kata-Nya, "Saatnya telah genap; Kerajaan Allah sudah dekat. Bertobatlah dan percayalah kepada Injil!"
Mark 1:15 (NET) He said, “The time is fulfilled and the kingdom of God is near. Repent and believe the gospel!”
Nas hari membahas tema "Saatnya Telah Genap: Bertobat dan Percayalah kepada Injil!." Di dalam Kitab Markus 1:15, Yesus mengungkapkan sebuah pesan yang sederhana namun sangat mendalam. Kalimat-Nya "Saatnya telah genap; Kerajaan Allah sudah dekat. Bertobatlah dan percayalah kepada Injil!" bukan hanya merupakan seruan pertama yang Yesus sampaikan ketika memulai pelayanan-Nya, tetapi juga merupakan inti dari seluruh karya keselamatan-Nya di dunia ini.
Dalam pernyataan ini, Yesus mengumumkan bahwa waktu yang telah lama dinanti untuk datangnya Kerajaan Allah telah tiba. Namun, Yesus tidak hanya memberitakan kedatangan Kerajaan Allah sebagai sesuatu yang akan datang pada masa depan, tetapi juga bahwa Kerajaan Allah sudah dekat dan hadir di tengah-tengah mereka melalui pribadi-Nya. Yesus mengajak kita untuk bertobat —yaitu berbalik dari jalan hidup yang salah dan kembali kepada Tuhan dengan hati yang tulus. Selain itu, Yesus juga memanggil kita untuk percaya kepada Injil—beriman kepada berita sukacita keselamatan yang dibawa-Nya. Inilah panggilan dasar yang membawa kita kepada kehidupan yang lebih dekat dengan Tuhan dan menikmati kehadiran-Nya dalam hidup kita.
Frasa "Saatnya telah genap..." menunjukkan bahwa saat ini adalah waktu yang sangat spesial dalam sejarah dunia. Dengan kata-kata ini, Yesus membe-ritahukan kepada dunia bahwa waktu penantian telah berakhir dan Kerajaan Allah telah tiba. Kedatangan Yesus adalah tanda bahwa Kerajaan Allah bukan hanya suatu konsep jauh di masa depan, tetapi sesuatu yang sudah datang dan hadir di tengah-tengah kita.
Kata "Bertobatlah..." adalah seruan Yesus untuk bertobat merupakan panggilan untuk berubah, untuk berbalik dari jalan hidup yang salah dan memulai hidup baru yang sejalan dengan kehendak Allah. Bertobat bukan hanya sekadar mengakui dosa, tetapi menjadi perubahan nyata dalam hidup—dari hidup yang terpisah dari Tuhan menuju hidup yang bersatu dengan Tuhan.
Kalimat "Percayalah kepada Injil!" artinya Yesus memanggil kita untuk percaya kepada Injil—beriman kepada kabar sukacita tentang keselamatan yang dibawa oleh Yesus. Injil bukan hanya berita baik mengenai keselamatan, tetapi juga undangan untuk hidup sesuai dengan Kerajaan Allah. Percaya kepada Injil berarti mengakui bahwa keselamatan adalah anugerah Tuhan, dan melalui iman kepada Yesus Kristus, kita menjadi bagian dari Kerajaan Allah yang kekal.
Apa yang perlu direnungkan dari nas hari ini? Beberapa hal yang perlu direnungkan:
Pertama, waktu yang tepat untuk perubahan. "Saatnya telah genap" berarti bahwa waktu yang telah ditunggu-tunggu untuk kedatangan Kerajaan Allah di dunia ini telah tiba. Allah memiliki rencana yang sempurna dalam waktu-Nya sendiri, dan kini saat itu telah datang. Firman ini mengingatkan kita bahwa Allah tidak terlambat atau terburu-buru, tetapi segala sesuatu terjadi menurut kehendak-Nya yang sempurna. Waktu adalah salah satu sumber terbesar dalam kehidupan kita. Seruan Yesus ini mengingatkan kita bahwa waktu yang kita miliki di dunia ini adalah waktu yang Tuhan tentukan untuk mengalami pertobatan, perubahan, dan menerima Kerajaan-Nya. Dalam kehidupan kita sehari-hari, sering kali kita menunda-nunda atau tidak menghargai waktu yang ada. Namun, Yesus berkata bahwa waktu untuk bertindak, untuk berubah, dan untuk masuk ke dalam Kerajaan Allah telah genap.
Kedua, Kerajaan Allah sudah dekat – hadirnya Pemerintahan Allah. Yesus melanjutkan dengan menyatakan bahwa "Kerajaan Allah sudah dekat." Ini adalah pengumuman besar tentang kedatangan Kerajaan Allah yang tidak hanya merujuk pada suatu tempat yang jauh di masa depan, tetapi juga suatu realitas yang sudah hadir. Kerajaan Allah adalah tempat di mana Allah berkuasa sepenuhnya, dan kedatangan Yesus adalah penandanya. Melalui hidup dan ajaran-Nya, Yesus membawa Kerajaan Allah ke dalam dunia ini, memberi kita gambaran bagaimana hidup di bawah pemerintahan Allah. Kerajaan Allah yang dekat bukan hanya tentang kehidupan setelah mati, tetapi tentang kehidupan yang sekarang, di mana Tuhan hadir dan berkuasa dalam kehidupan kita. Kerajaan Allah mengundang kita untuk hidup dalam ketaatan kepada-Nya, untuk mengalami kehidupan yang penuh dengan damai sejahtera, keadilan, dan kasih yang datang dari Allah.
Ketiga, bertobatlah dan percayalah kepada Injil – respons yang harus kita ambil. Seruan Yesus selanjutnya adalah dua hal yang tidak terpisahkan, "Bertobatlah" dan "Percayalah kepada Injil."Pertobatan adalah langkah pertama untuk memasuki Kerajaan Allah. Itu berarti berbalik dari hidup yang penuh dosa dan berjalan dalam kebenaran Allah. Sementara itu, percaya kepada Injil adalah percaya kepada berita baik tentang keselamatan melalui Yesus Kristus. Inilah inti dari perjalanan iman yang dimulai dengan pertobatan dan iman. Bertobat berarti berbalik dari jalan-jalan yang salah, dari hidup yang terpisah dari Allah, dan kembali kepada-Nya dengan hati yang tulus. Percaya kepada Injil berarti menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat kita, dan percaya bahwa melalui Dia, kita memperoleh keselamatan dan hidup yang kekal.
Yesus mengajak kita untuk menyadari bahwa waktu adalah kesempatan yang diberikan Tuhan untuk bertindak. Kerajaan Allah sudah dekat—bukan hanya menanti di masa depan, tetapi sudah dapat kita alami saat ini melalui pertobatan dan iman. Karena itu, tahun baru 2026 adalah waktu yang tepat untuk merespons seruan Yesus ini, untuk hidup sesuai dengan kehendak Allah, untuk memperbarui iman kita, dan untuk mengalami kehadiran-Nya yang memimpin kita dalam setiap langkah kehidupan.(rsnh)
Selamat berkarya untuk TUHAN



Komentar
Posting Komentar