Renungan hari ini: "MENJADI SALURAN PEMBEBASAN DAN HARAPAN" (Lukas 4:18-19)

 Renungan hari ini:

 

"MENJADI SALURAN PEMBEBASAN DAN HARAPAN"


 

Lukas 4:18-19 (TB2) "Roh Tuhan ada pada-Ku, karena Ia telah mengurapi Aku, untuk menyampaikan kabar baik kepada orang-orang miskin; Ia telah mengutus Aku untuk memberitakan pembebasan kepada orang-orang tawanan, dan penglihatan bagi orang-orang buta, untuk membebaskan orang-orang yang tertindas, untuk memberitakan tahun rahmat Tuhan"

 

Luke 4:18-19 (NET) “The Spirit of the Lord is upon me, because he has anointed me to proclaim good news to the poor. He has sent me to proclaim release to the captives and the regaining of sight to the blind, to set free those who are oppressed, to proclaim the year of the Lord’s favor”

 

Nas hari ini mengajak kita untuk "Menjadi Saluran Pembebasan dan Harapan." Dalam Lukas 4:18-19, Yesus mengutip nubuat dari Yesaya 61:1-2 dan menyatakan bahwa Ia datang dengan misi yang jelas: untuk membawa kabaran baik kepada orang miskin, memberitakan pembebasan kepada tawanan, mem-berikan penglihatan bagi orang buta, membebaskan orang yang tertindas, dan mengumumkan tahun rahmat Tuhan. Ini adalah pernyataan misi Yesus yang menegaskan panggilan-Nya untuk membawa pembaruan dan pengharapan bagi dunia yang terbelenggu oleh dosa dan penderitaan.

 

Yesus mengungkapkan bahwa Roh Tuhan ada pada-Nya dan Dia diurapi untuk misi yang luar biasa ini. Apa yang Yesus lakukan di dunia ini bukanlah semata-mata pekerjaan pribadi-Nya, tetapi pekerjaan yang didorong oleh Roh Kudus. Tuhan mengurapi-Nya, dan dengan urapan itu, Yesus menguduskan setiap langkah-Nya untuk menyampaikan pesan pembebasan kepada umat manusia.

 

Sebagai pengikut Kristus, kita juga dipanggil untuk menjadi saluran dari Roh Tuhan. Kita dipanggil untuk menyampaikan kabar baik kepada yang membutuhkan, memberikan pembebasan bagi mereka yang terbelenggu oleh dosa, ketakutan, dan keputusasaan, serta membuka mata orang yang buta—bukan hanya secara fisik, tetapi juga secara rohani, agar mereka bisa melihat terang Kristus. Kita diutus untuk membebaskan orang yang tertindas, apakah itu dalam bentuk penindasan sosial, ketidakadilan, atau penganiayaan.

 

Tahun Rahmat Tuhan yang disebutkan dalam ayat ini adalah tahun pembe-basan, yaitu tahun yang ditandai oleh anugerah dan kasih Tuhan yang tidak terbatas. Ketika Yesus menyatakan bahwa "tahun rahmat Tuhan" telah datang, Dia mengungkapkan bahwa waktu pembebasan bagi umat manusia telah tiba. Tuhan tidak hanya menginginkan umat-Nya untuk dibebaskan dari belenggu fisik, tetapi juga dari belenggu rohani yang memisahkan kita dari kasih-Nya.

 

Panggilan kita sebagai gereja adalah untuk melanjutkan misi Yesus. Kita dipanggil untuk membawa harapan kepada mereka yang tertekan, untuk menjadi saksi pembebasan yang membawa kedamaian, dan untuk mengabarkan kasih Tuhan yang penuh rahmat. Roh Tuhan yang ada pada kita memampukan kita untuk melakukan semua ini. Tanpa kuasa Roh Kudus, kita tidak akan mampu menjalankan misi ini dengan efektif.

 

Apa yang perlu direnungkan dari kitab nas hari ini? Beberapa hal yang perlu direnungkan:

 

Pertama, milikilah Kuasa Roh Kudus dalam kehidupan kita. Yesus mengawali pernyataan-Nya dengan mengatakan bahwa Roh Tuhan ada pada-Nya. Ini mengingatkan kita bahwa semua pelayanan yang dilakukan Yesus bukan semata-mata berdasarkan kekuatan-Nya sendiri, tetapi oleh kuasa Roh Kudus yang mengurapi-Nya. Dalam kehidupan kita, kita juga dipanggil untuk hidup dalam kuasa Roh Kudus. Apakah kita sudah membuka hati dan hidup kita untuk dipenuhi dan dipimpin oleh Roh Kudus dalam setiap langkah kehidupan kita, baik dalam pelayanan, pekerjaan, maupun hubungan kita dengan sesama?

 

Kedua, gunakan hidupkita untuk menyampaikan kabar baik kepada orang-orang miskin, menyampaikan Kabar Kebaikan kepada yang membutuhkan. Yesus diutus untuk menyampaikan kabar baik kepada orang miskin. Ini bukan hanya tentang orang miskin secara materi, tetapi juga orang miskin dalam arti rohani—mereka yang terjerat dalam keputusasaan, dosa, dan penderitaan. Kita juga dipanggil untuk menjadi pembawa kabar baik, berbagi berita tentang kasih Tuhan yang membawa pengharapan dan pembaruan bagi setiap orang. 

 

Ketiga, gunakan hidupkita untuk memberitakan pembebasan kepada orang-orang tawanan dan embebaskannya dari belenggu. Yesus mengu-mumkan bahwa Dia datang untuk memberitakan pembebasan kepada orang-orang tawanan. Ini merujuk pada pembebasan dari belenggu dosa, ketakutan, kecemasan, dan ketidakadilan. Dalam kehidupan kita, apakah kita menyadari bahwa melalui Kristus kita dibebaskan dari segala bentuk perbudakan rohani dan emosional? Apakah kita memberikan kebebasan itu kepada orang lain melalui pelayanan dan kasih kita? Sebagai pengikut Kristus, kita dipanggil untuk menjadi alat pembebasan bagi orang-orang yang terbelenggu oleh berbagai permasalahan hidup.

 

Keempat, mari beritakan tahun rahmat Tuhan. Tahun rahmat Tuhan adalah tahun yang ditandai dengan anugerah, pembebasan, dan kesempatan kedua. Yesus datang untuk memberitakan bahwa Tuhan memberikan kesempatan bagi setiap orang untuk menerima rahmat-Nya. Rahmat Tuhan adalah karunia yang tidak terhingga, yang memungkinkan kita untuk mengalami pembaruan, pengampunan, dan kehidupan baru. Tahun rahmat ini adalah waktu yang diberikan oleh Tuhan untuk menyambut anugerah-Nya. 

 

Lukas 4:18-19 mengajarkan kita tentang misi pembebasan yang Kristus bawa untuk dunia ini dan bagaimana kita sebagai pengikut-Nya dipanggil untuk melanjutkan misi tersebut. Kita diundang untuk hidup dalam kuasa Roh Kudus, menjadi pembawa kabar baik, memberitakan pembebasan, membuka penglihatan rohani, dan membebaskan orang dari penindasan. Semua ini dilakukan dalam semangat rahmat Tuhan yang tidak terbatas, yang diberikan kepada kita untuk dibagikan kepada dunia. Karena itu, mari kita renungkan, apakah kita sudah menjalankan misi Kristus dalam kehidupan sehari-hari kita? Apakah kita sudah menjadi saluran berkat dan pembebasan bagi mereka yang membutuhkan, baik fisik maupun rohani? Semoga kita dapat terus hidup sebagai alat Tuhan yang membawa pembaruan dan pengharapan bagi dunia yang penuh tantangan ini. (rsnh)

 

Selamat berkarya untuk TUHAN

Komentar

Postingan Populer