Renungan hari ini: "DITEGUHKAN SAMPAI AKHIR: JANJI TUHAN YANG TAK PERNAH GAGAL" (1 Korintus 1:8)
Renungan hari ini:
"DITEGUHKAN SAMPAI AKHIR: JANJI TUHAN YANG TAK PERNAH GAGAL"
1 Korintus 1:8 (TB2) "Ia juga akan meneguhkan kamu sampai kepada kesudahannya, sehingga kamu tak bercacat pada hari Tuhan kita Yesus Kristus"
1 Corinthians 1:8 (NET) "He will also strengthen you to the end, so that you will be blameless on the day of our Lord Jesus Christ"
Nas hari ini bertemakan "Diteguhkan Sampai Akhir: Janji Tuhan yang Tak Pernah Gagal." Dalam 1 Korintus 1:8, Paulus mengingatkan umat Tuhan dengan sebuah janji yang penuh harapan dan penguatan: "Ia juga akan meneguhkan kamu sampai kepada kesudahannya, sehingga kamu tak bercacat pada hari Tuhan kita Yesus Kristus." Ayat ini memberi kita penghiburan dan keyakinan bahwa Tuhan akan menyertai kita hingga akhir hidup kita dan meneguhkan kita agar tetap berdiri teguh dalam iman.
Penyertaan Tuhan itu terus menerus. Janji Tuhan untuk "meneguhkan kamu sampai kepada kesudahannya" menunjukkan bahwa penyertaan-Nya tidak hanya bersifat sementara. Tuhan tidak meninggalkan kita di tengah perjalanan hidup ini. Ketika kita menghadapi cobaan, tantangan, atau kesulitan, kita dapat yakin bahwa Tuhan terus bekerja dalam hidup kita, meneguhkan kita, dan memberi kita kekuatan untuk tetap berjalan sesuai dengan kehendak-Nya. Tidak ada satu pun momen dalam hidup kita yang Tuhan tinggalkan. Bahkan ketika kita merasa lemah dan tidak berdaya, Tuhan tetap bekerja untuk memperkuat dan memampukan kita.
"Sampai kepada kesudahannya" menegaskan bahwa peneguhan Tuhan itu berlangsung sampai akhir hidup kita, yaitu pada hari kedatangan Yesus Kristus yang kedua kali. Ini mengingatkan kita untuk tetap setia dalam iman dan tidak mundur meskipun menghadapi banyak rintangan. Dalam perjalanan hidup ini, kita mungkin akan mengalami kegagalan, keraguan, atau kelemahan, tetapi janji Tuhan adalah bahwa Dia akan terus meneguhkan kita hingga kita sampai pada akhirnya—di hadapan Tuhan yang penuh kemuliaan. Hal ini mengajak kita untuk terus berjuang dalam iman, tetap teguh, dan tidak menyerah pada kesulitan yang ada.
"Sehingga kamu tak bercacat" adalah pengingat bahwa meskipun kita manusia penuh dengan kelemahan dan dosa, Tuhan bekerja untuk memurnikan kita. Ini bukan berarti kita akan menjadi sempurna dengan usaha kita sendiri, tetapi melalui karya penyelamatan Kristus di salib, kita diperbaharui dan dibersihkan. Tuhan ingin kita hidup dalam kesucian dan ketulusan, dan Dia yang meneguhkan kita adalah juga yang membersihkan kita dari segala noda dosa, sehingga pada akhirnya kita dapat berdiri tanpa cacat di hadapan-Nya.
Janji dalam ayat ini bukan hanya tentang kekuatan Tuhan yang meneguhkan kita, tetapi juga tentang pengharapan kita kepada janji-Nya. Tuhan telah berjanji untuk meneguhkan kita sampai akhir, dan janji-Nya adalah jaminan yang tidak pernah gagal. Saat kita merasa ragu, tidak mampu, atau takut, ingatlah bahwa Tuhan tidak akan membiarkan kita gagal. Dia selalu menyertai kita dan memberikan kekuatan, kebijaksanaan, serta kasih karunia yang kita butuhkan. Kepercayaan kita kepada janji-Nya menjadi landasan yang kokoh untuk hidup dalam damai dan pengharapan.
Janji Tuhan untuk meneguhkan kita sampai akhir seharusnya memberi kita kekuatan untuk tetap hidup dengan penuh keyakinan, tidak takut menghadapi masa depan. Kita dipanggil untuk hidup dalam kedamaian dan kegembiraan, karena kita tahu bahwa Tuhan telah menjamin penyertaan-Nya. Oleh karena itu, kita tidak perlu merasa takut atau cemas tentang apa yang akan terjadi, karena Tuhan sudah merencanakan semuanya dengan indah.
Apa yang perlu direnungkan dari nas hari ini? Ada beberapa hal penting yang dapat kita renungkan dari ayat ini:
Pertama, penyertaan Tuhan yang terus menerus. Ayat ini mengingatkan kita bahwa Tuhan tidak akan pernah meninggalkan kita. "Ia juga akan meneguhkan kamu sampai kepada kesudahannya" menunjukkan bahwa Tuhan berkomitmen untuk menyertai kita hingga akhir hidup kita, bahkan sampai kita berdiri di hadapan-Nya pada hari kedatangan Yesus Kristus. Penyertaan Tuhan bukan hanya di saat-saat kita merasa kuat dan berhasil, tetapi juga di saat kita lemah dan penuh pergumulan. Kita tidak pernah sendirian dalam perjalanan hidup ini. Tuhan selalu bekerja di dalam hidup kita, memberi kekuatan dan peneguhan, untuk kita tetap bertahan.
Kedua, keberanian untuk tetap teguh dalam iman. Dalam hidup ini, kita akan menghadapi berbagai tantangan, ujian, dan godaan. Terkadang, kita merasa rapuh atau bahkan goyah dalam iman. Namun, janji Tuhan dalam ayat ini mengingatkan kita bahwa Dia akan meneguhkan kita sampai akhir. Tuhan adalah sumber kekuatan kita yang tidak pernah habis. Tidak ada ujian yang terlalu berat jika kita mengandalkan penyertaan-Nya. Keberanian untuk tetap teguh dalam iman datang dari keyakinan bahwa Tuhan akan menyertai kita, memberi kita kekuatan untuk berdiri teguh, bahkan di tengah badai kehidupan.
Ketiga, proses penyucian dalam kehidupan sehari-hari. "Sehingga kamu tak bercacat pada hari Tuhan kita Yesus Kristus" menunjukkan bahwa Tuhan sedang mengerjakan penyucian dalam hidup kita. Meskipun kita tidak sempurna, Tuhan terus bekerja di dalam kita untuk mengubah kita menjadi serupa dengan Kristus. Proses ini tidak mudah dan seringkali penuh dengan tantangan. Namun, janji Tuhan adalah bahwa Dia akan meneguhkan kita untuk tetap setia dan terus diproses hingga akhirnya kita dapat berdiri di hadapan-Nya tanpa bercacat. Ini adalah pengingat bahwa hidup yang kudus dan berkenan kepada Tuhan adalah hasil dari penyertaan dan kerja Roh Kudus dalam hidup kita.
Keempat, keberanian menghadapi akhir hidup dengan pengharapan. Ayat ini juga mengingatkan kita akan pengharapan yang pasti: bahwa suatu hari kita akan berdiri di hadapan Tuhan kita, Yesus Kristus. Hari itu adalah hari yang penuh kemuliaan, dan kita dipanggil untuk mempersiapkan diri dengan hidup yang setia dan terhormat di hadapan-Nya. Tidak peduli seberapa banyak rintangan yang kita hadapi, hari itu adalah tujuan akhir yang membawa pengharapan dan kebahagiaan sejati. Pengharapan ini memberikan kita kekuatan untuk terus maju dan tetap setia dalam perjalanan hidup kita.
1 Korintus 1:8 adalah pengingat yang indah tentang penyertaan Tuhan yang terus menerus, peneguhan dalam iman, dan harapan untuk berdiri tak bercacat di hadapan Tuhan pada hari kedatangan-Nya. Karena itu, dengan pengharapan ini, kita dapat terus hidup dengan iman yang teguh, percaya bahwa Tuhan yang memulai pekerjaan yang baik dalam kita akan menyelesaikannya dengan sempurna. (rsnh)
Selamat berakhir pekan dan besok kita beribadah kepada TUHAN



Komentar
Posting Komentar