Renungan hari ini:
"PERLINDUNGAN DALAM SAYAP KASIH-NYA"
Mazmur 91:4 (TB) Dengan kepak-Nya Ia akan menudungi engkau, di bawah sayap-Nya engkau akan berlindung, kesetiaan-Nya menjadi perisai dan penangkis"
Psalms 91:4 (NET) "He will shelter you with his wings; you will find safety under his wings. His faithfulness is like a shield or a protective wall"
Nas hari ini membicarakan "Perlindungan dalam Sayap Kasih-Nya." Mazmur 91 adalah salah satu mazmur yang penuh dengan janji perlindungan dan pemeliharaan Tuhan. Ayat 4 mengungkapkan gambaran yang indah dan penuh pengharapan, di mana Tuhan melindungi umat-Nya dengan "kepak sayap-Nya" yang melambangkan perlindungan yang lembut namun kuat. Dalam kehidupan yang penuh dengan tantangan dan ketidakpastian, janji ini mengingatkan kita bahwa kita dapat berlindung dalam kasih dan kesetiaan Tuhan.
“Dengan kepak-Nya Ia akan menudungi engkau” — Gambaran sayap ini mengingatkan kita pada pengasuhan dan perlindungan yang lembut tetapi kuat. Dalam banyak tradisi Alkitab, sayap sering kali menggambarkan perlindungan, seperti ibu ayam yang melindungi anak-anaknya dengan sayapnya (lihat juga dalam Matius 23:37). Tuhan, dalam kasih-Nya yang besar, tidak hanya memberikan perlindungan secara fisik, tetapi juga secara emosional dan rohani. Seperti sayap yang menutupi anak-anak, Tuhan memberikan perlindungan yang penuh kasih bagi kita. Ketika hidup ini terasa penuh dengan ancaman atau kesulitan, kita dapat merasa aman karena Tuhan menyertai kita dengan perlindungan yang penuh kasih dan kelembutan.
“Di bawah sayap-Nya engkau akan berlindung” — Ini mengandung pengertian bahwa kita dapat bersembunyi di dalam Tuhan, berada di tempat yang terlindungi sepenuhnya oleh-Nya. Tuhan menawarkan tempat perlindungan yang aman, tempat di mana kita dapat menemukan kedamaian dan ketenangan, jauh dari ancaman yang ada di luar. Dalam dunia yang penuh dengan kecemasan dan ketidakpastian, kita sering merasa terpapar dan rentan. Namun, Tuhan menawarkan tempat perlindungan yang aman di bawah sayap-Nya. Di dalam Tuhan, kita dapat beristirahat dan merasa aman, mengetahui bahwa kita dilindungi dari segala hal yang membahayakan jiwa dan rohani kita. Berlindung di bawah sayap Tuhan mengajarkan kita untuk menyerahkan segala kekhawatiran dan ketakutan kita kepada-Nya, dengan keyakinan bahwa Dia akan menjaga kita. Ketika kita berlindung di bawah sayap-Nya, kita tidak hanya dilindungi, tetapi kita juga diberi kedamaian yang melampaui segala pengertian.
“Kesetiaan-Nya menjadi perisai dan penangkis” — Di ayat ini, kesetiaan Tuhan adalah kekuatan yang menjadi perisai kita, melindungi kita dari segala serangan, baik dari musuh rohani, fisik, maupun emosional. Perisai adalah alat yang digunakan untuk melindungi diri dari bahaya dan ancaman. Kesetiaan Tuhan adalah senjata yang melindungi kitadan menangkis setiap usaha untuk merusak atau mencelakakan kita. Kesetiaan Tuhan terhadap kita adalah perisai yang tak terhancurkan. Ketika dunia ini penuh dengan kekecewaan dan ketidakpastian, kita dapat memiliki keamanan penuh dalam penyertaan-Nya yang setia. Tuhan tidak akan pernah meninggalkan kita atau gagal memenuhi janji-Nya. Kesetiaan Tuhan adalah jaminan perlindungan kita dalam setiap situasi kehidupan.
Di dunia yang penuh dengan kekhawatiran, ketidakpastian, dan ancaman, kita sering merasa tidak aman. Namun, melalui janji dalam Mazmur 91:4, kita diberitahu bahwa perlindungan Tuhan memberikan kedamaian yang sejati. Bukan hanya fisik kita yang dilindungi, tetapi juga hati dan pikiran kita. Tuhan memberi kita kedamaian dalam menghadapi kesulitan, karena kita tahu bahwa Dia adalah perisai kita. Ketika kita berlindung di bawah sayap Tuhan, kita merasakan kedamaian yang sejati, yang datang dari kepercayaan penuh kepada-Nya. Tidak ada yang lebih menenangkan daripada mengetahui bahwa kita aman dalam pelukan Tuhan.
Apa yang perlu direnungkan dari nas hari ini? Beberapa hal yang perlu direnungkan dari nas ini:
Pertama, perlindungan Tuhan yang penuh Kasih dan Keamanan. Gambaran kepak sayap Tuhan sering kali digunakan dalam Alkitab untuk menggambarkan perlindungan yang penuh kasih dan kelembutan. Ini mirip dengan tindakan seekor ibu burung yang melindungi anak-anaknya di bawah sayapnya dari ancaman luar. Tuhan menawarkan perlindungan yang lembut dan penuh perhatian, sekaligus kuat dan melindungi dari segala bahaya. Di sini kita diajak untuk menyadari bahwa perlindungan Tuhan bukanlah sesuatu yang keras atau jauh, tetapi datang dalam bentuk kasih yang melingkupi kita.
Kedua, kesetiaan Tuhan sebagai Perisai yang kuat. “Kesetiaan-Nya menjadi perisai dan penangkis” Di sini kita melihat bahwa kesetiaan Tuhan adalah senjata yang membentengi kita dari serangan apa pun yang datang. Dalam kehidupan, kita sering kali menghadapi tantangan, cobaan, dan serangan dari berbagai arah—baik itu cobaan fisik, emosional, atau rohani. Tetapi, kesetiaan Tuhan adalah perisai yang kuat, yang melindungi kita dari segala ancaman dan bahaya.
Ketiga, perlindungan yang melampaui batasan manusia. Ayat ini mengajarkan kita bahwa perlindungan Tuhan melampaui batasan manusia. Kepak-Nya tidak hanya menutupi kita secara fisik, tetapi juga secara rohani dan emosional. Kadang-kadang, masalah dan kesulitan hidup bisa membuat kita merasa sangat tertekan, namun di bawah perlindungan Tuhan, kita mendapatkan kedamaian yang melampaui pemahaman manusia (Flp. 4:7).
Keempat, hidup dengan kesadaran perlindungan Tuhan. Mengerti bahwa Tuhan menudungi kita dengan sayap-Nya dan kesetiaan-Nya menjadi perisai kita seharusnya mendorong kita untuk hidup dengan kepercayaan penuh kepada-Nya dalam segala hal. Ini juga mengingatkan kita untuk selalu berpegang teguh pada janji-janji Tuhan, karena kita tidak akan pernah terpisah dari kasih dan perlindungan-Nya.
Mazmur 91:4 mengajarkan kita bahwa Tuhan adalah pelindung kita yang penuh kasih dan kesetiaan-Nya adalah perisai yang tak tergoyahkan. Dalam dunia yang penuh tantangan, kita dapat berlindung di bawah sayap Tuhan, mengetahui bahwa kita aman dalam pelukan kasih-Nya. Janji Tuhan untuk melindungi kita dengan sayap-Nya dan menjaga kita dengan kesetiaan-Nya adalah sumber kedamaian dan keamanan sejati yang hanya bisa kita temukan dalam Tuhan. Karena itu, mari kita hidup dengan kepercayaan penuh pada perlindungan Tuhan, dan terus menerus mengandalkan kesetiaan-Nya dalam setiap aspek kehidupan kita. Ketika kita merasa terancam atau cemas, ingatlah bahwa Tuhan selalu ada untuk kita, siap memberikan perlindungan, ketenangan, dan penghiburan yang kita butuhkan. (rsnh)
Selamat berkarya untuk TUHAN



Komentar
Posting Komentar