Renungan hari ini: "KESELAMATAN OLEH RAHMAT YANG MENGUBAH HIDUP" (Titus 3:4-5)

Renungan hari ini:

 

"KESELAMATAN OLEH RAHMAT YANG MENGUBAH HIDUP"


 

Titus 3:4-5 (TB2) "Tetapi, ketika nyata kemurahan Allah, Juruselamat kita, dan kasih-Nya kepada manusia, pada waktu itu Dia telah menyelamatkan kita, bukan karena perbuatan benar yang telah kita lakukan, tetapi karena rahmat-Nya oleh permandian kelahiran kembali dan oleh pembaruan yang dikerjakan oleh Roh Kudus"

 

Titus 3:4-5 (NET) But “when the kindness of God our Savior and his love for mankind appeared, he saved us not by works of righteousness that we have done but on the basis of his mercy, through the washing of the new birth and the renewing of the Holy Spirit"

 

Nas hari ini berbicara mengenai "Keselamatan oleh Rahmat yang mengubah hidup." Ayat ini dimulai dengan penekanan tentang kemurahan Allah yang nyata kepada umat manusia. Keselamatan yang kita terima bukanlah hasil dari perbuatan baik atau usaha pribadi kita, tetapi sepenuhnya merupakan anugerah dari Tuhan yang penuh kasih. Tuhan memberikan keselamatan karena kemurahan-Nya, bukan karena kita layak mendapatkannya. Ini mengajarkan kita untuk rendah hati dan penuh syukur, karena kita tidak dapat menyelamatkan diri kita sendiri. Semua itu adalah karya kasih Allah yang tidak terbatas.

 

Paulus menekankan dengan jelas bahwa keselamatan kita tidak datang karena perbuatan benar yang telah kita lakukan, melainkan karena rahmat-Nya. Ini adalah pengingat penting bahwa kita tidak diselamatkan karena usaha kita, tetapi karena kasih Tuhan yang mengalir dalam hidup kita. Rahmat Allah adalah inti dari keselamatan kita. Tanpa rahmat-Nya, kita tidak dapat datang kepada Tuhan atau menerima hidup yang kekal. Keselamatan adalah hadiah yang diberikan Tuhan dengan sukacita, yang tidak bisa kita peroleh dengan kekuatan atau usaha kita. Ketika kita menyadari bahwa keselamatan itu adalah anugerah, maka kita tidak akan lagi merasa bangga dengan usaha kita, tetapi hanya bersyukur kepada Tuhan. Kasih Allah yang memberikan keselamatan adalah dasar pengharapan kita.

 

Paulus mengungkapkan bahwa keselamatan datang melalui permandian kelahiran kembali dan pembaruan yang dikerjakan oleh Roh Kudus. Kelahiran kembali berarti bahwa kita menjadi ciptaan baru dalam Kristus, dan ini hanya dapat terjadi melalui kuasa Roh Kudus. Pembaruan oleh Roh Kudus adalah pekerjaan yang terus berlangsung dalam hidup kita setelah kita menerima Kristus sebagai Juruselamat. Roh Kudus memampukan kita untuk hidup sesuai dengan kehendak Tuhan dan mengubah kita dari dalam. Ketika kita menerima Kristus, kita bukan hanya diampuni dari dosa, tetapi kita juga diberikan kehidupan baru. Proses kelahiran kembali ini mengubah kita dan memberikan kita roh yang baru, yang dipimpin oleh Roh Kudus. Pembaruan ini adalah proses berkelanjutan dalam hidup kita, yang memampukan kita untuk melakukan perbuatan baik yang memuliakan Tuhan. Setiap hari, kita dipanggil untuk memperbarui diri dan hidup dalam kekudusan yang diberikan oleh Roh Kudus.

 

Keselamatan yang kita terima melalui rahmat Allah harus mengarah pada kehidupan yang berbuah. Sebagai orang yang telah diselamatkan, kita dipanggil untuk menghidupi kasih dan rahmat yang telah kita terima dalam setiap tindakan kita. Kasih Tuhan yang menyelamatkan kita harus menjadi motivasi kita untuk menyebarkan kasih-Nya kepada orang lain, hidup dalam kebenaran, dan melakukan perbuatan baik yang memuliakan nama-Nya. Keselamatan yang datang dengan rahmat tidak hanya untuk diri kita sendiri, tetapi juga untuk menjadi saluran berkat bagi orang lain. Ketika kita menyadari betapa besar kasih Tuhan yang menyelamatkan kita, kita terdorong untuk menun-jukkan kasih itu kepada orang lain melalui perbuatan baik yang murni, bukan sebagai upaya untuk "mendapatkan keselamatan," tetapi sebagai respon dari kasih yang telah kita terima.

 

Apa yang perlu direnungkan dari nas hari ini? Ada beberapa hal yang perlu direnungkan:

 

Pertama, Kemurahan dan Kasih Allah yang nyata. Ayat ini membuka dengan penegasan yang sangat penting: kemurahan Allah dan kasih-Nya kepada manusia. Keselamatan yang kita terima bukanlah hasil usaha atau perbuatan kita, melainkan murni karena kemurahan dan kasih Tuhan. Tuhan menyelamatkan kita dengan kasih-Nya yang besar, meskipun kita tidak layak mendapatkannya.

 

Kedua, Keselamatan yang bukan berdasarkan perbuatan kita. Titus 3:5 menegaskan bahwa Tuhan telah menyelamatkan kita, "bukan karena perbuatan benar yang telah kita lakukan, tetapi karena rahmat-Nya." Keselamatan tidak dapat diperoleh melalui perbuatan baik atau usaha manusia. Ini adalah pengingat bahwa kita tidak bisa menyelamatkan diri kita sendiri—keselamatan adalah hadiah dari Tuhan yang diberikan melalui rahmat-Nya.

 

Ketiga, Kelahiran Kembali dan Pembaruan oleh Roh Kudus. Paulus mengingatkan kita bahwa keselamatan datang "oleh permandian kelahiran kembali dan oleh pembaruan yang dikerjakan oleh Roh Kudus." Ini menun-jukkan bahwa ketika kita menerima keselamatan, kita mengalami kelahiran kembali yang memulai proses pembaruan hidup yang dipimpin oleh Roh Kudus. Kelahiran kembali berarti bahwa kita menjadi ciptaan baru (2 Kor. 5:17), dan Roh Kudus mulai mengerjakan perubahan dalam hidup kita, membimbing kita untuk hidup sesuai dengan kehendak Tuhan.

 

Keempat, Rahmat yang mengubah hidup. Keselamatan oleh rahmat Allah tidak hanya mengampuni dosa-dosa kita, tetapi juga mengubah hidup kita. Pembaruan yang dilakukan oleh Roh Kudus berarti bahwa kita tidak lagi hidup dalam dosa dan keinginan duniawi, tetapi hidup dalam kebenaran dan kekudusan. Ini adalah proses yang berlangsung seumur hidup, di mana kita terus diperbarui dan dipimpin oleh Roh Kudus menuju kehidupan yang lebih baik.

 

Titus 3:4-5 mengingatkan kita bahwa keselamatan yang kita terima adalah rahmat Tuhan yang besar. Keselamatan ini datang bukan karena usaha atau perbuatan kita, tetapi karena kasih Allah yang menyelamatkan kita melalui kelahiran kembali dan pembaruan yang dikerjakan oleh Roh Kudus. Kita dipanggil untuk hidup dalam pembaruan ini, yang membawa kita pada kehidupan yang lebih baik, lebih serupa dengan Kristus, dan lebih berkenan kepada Tuhan. Karena itu, sebagai orang percaya, kita tidak hanya menerima keselamatan, tetapi kita juga dipanggil untuk hidup sesuai dengan karya penyelamatan ini dalam setiap aspek hidup kita. (rsnh)

 

Selamat berkarya untuk TUHAN 

Komentar

Postingan Populer