Renungan hari ini: "DIPANGGIL UNTUK BERJERIH PAYAH DAN BERJUANG” (1 Timotius 4:10)

 Renungan hari ini:

 

“DIPANGGIL UNTUK BERJERIH PAYAH DAN BERJUANG”


 

1 Timotius 4:10 (TB2) "Itulah sebabnya kita berjerih payah dan berjuang, karena kita menaruh pengharapan kita kepada Allah yang hidup, Juruselamat semua manusia, terutama mereka yang percaya"

 

1 Timothy 4:10 (NET) "In fact this is why we work hard and struggle, because we have set our hope on the living God, who is the Savior of all people, especially of believers"

 

Nas hari ini mengingatkan kita bahwa hidup sebagai orang percaya bukanlah kehidupan yang mudah atau tanpa tantangan. Kita dipanggil untuk berjerih payah dan berjuang—bukan demi keuntungan duniawi, melainkan karena kita menaruh pengharapan kita kepada Allah yang hidup, Juruselamat yang mengasihi semua manusia, dan khususnya mereka yang percaya kepada-Nya.

Beberapa poin renungan:

 

Kita dipanggil untuk hidup dengan tujuan yang jelas. Jerih payah dan perjuangan kita sebagai umat Kristus bukanlah sia-sia. Setiap usaha kita dalam iman, pelayanan, dan ketaatan kepada Tuhan memiliki makna karena bersumber dari pengharapan kita kepada Allah yang hidup. Dalam kehidupan sehari-hari, ini berarti menghadapi pekerjaan, keluarga, atau kesulitan dengan semangat yang benar—yaitu semangat yang berlandaskan iman, bukan sekadar ambisi pribadi.

 

Ayat ini menjelaskan bahwa Allah sebagai sumber pengharapan. Kita menaruh pengharapan kita kepada Allah yang hidup, bukan kepada manusia, kekayaan, atau status sosial. Allah yang hidup adalah Allah yang aktif bekerja dalam dunia dan dalam kehidupan kita, yang memberi arah, kekuatan, dan penghiburan. Dalam pergumulan atau saat kita lelah, pengharapan kepada-Nya memberikan keteguhan dan damai sejati.

 

Allah sumber Pengharapan itu, Juruselamat semua manusia. Ayat ini menekankan bahwa Juruselamat kita adalah untuk semua orang, bukan hanya segelintir manusia. Namun, mereka yang percaya menikmati kepastian keselamatan dan hidup yang kekal. Ini mengajak kita untuk hidup dengan kasih dan misi, berbagi kabar baik dengan orang lain, sambil tetap teguh dalam iman.

 

Perjuangan dalam iman itu bernilai. Berjuang dalam iman, bertekun dalam doa, menolong sesama, dan menegakkan kebenaran mungkin menuntut pengorbanan dan ketekunan. Ayat ini menegaskan bahwa setiap jerih payah yang dilakukan demi Tuhan tidak akan sia-sia, karena sumber pengharapan kita adalah Allah sendiri.

 

Apa yang perlu direnungkan dari nas hari ini? Berikut beberapa hal yang perlu direnungkan dari ayat ini:

 

Pertama, kita harus berjerih payah dan perjuangan dalam iman. Ayat ini mengingatkan kita bahwa kehidupan orang Kristen tidak bebas dari perjuangan. Kita dipanggil untuk berjerih payah dan berjuang, bukan untuk mencari kepuasan diri atau keuntungan duniawi, tetapi karena pengharapan kita kepada Allah yang hidup. Iman kita kepada Tuhan tidak hanya mengarah pada ucapan, tetapi harus tercermin dalam tindakan yang penuh pengorbanan dan ketekunan.

 

Kedua, pengharapan yang tertanam pada Allah yang Hidup. Pengharapan kita tertanam pada Allah yang hidup, yang aktif bekerja dalam hidup kita, dan yang menjamin masa depan kita. Ini berarti kita tidak menggantungkan harapan pada hal-hal duniawi yang sementara, tetapi pada Tuhan yang hidup dan tidak terbatas waktu.

 

Ketiga, Allah sebagai Juruselamat semua manusia. Ayat ini juga mengingatkan kita bahwa Yesus Kristus adalah Juruselamat semua manusia, bukan hanya untuk segelintir orang, tetapi untuk setiap orang yang percaya. Tuhan mengasihi seluruh umat manusia, dan keselamatan yang diberikan kepada kita adalah berkat yang harus dibagikan kepada orang lain.

 

Keempat, iman yang mengarah pada Tindakan. "Terutama mereka yang percaya" menunjukkan bahwa pengharapan ini khusus bagi orang-orang yang percaya, tetapi juga mengingatkan kita bahwa sebagai orang yang percaya, kita dipanggil untuk hidup sesuai dengan iman kita. Iman yang sejati harus terlihat dalam tindakan dan pengorbanan kita untuk Tuhan.

 

1 Timotius 4:10 mengajarkan kita bahwa pengharapan kita yang hidup pada Allah yang hidup seharusnya mendorong kita untuk terus berjuang dan bekerja keras dalam iman. Hidup ini penuh perjuangan, tetapi kita berjuang dengan pengharapan yang tidak akan pernah mengecewakan. Karena itu, ketika kita menyadari bahwa Yesus adalah Juruselamat semua manusia, kita dipanggil untuk menjadi saluran berkat bagi orang lain dan hidup sesuai dengan panggilan-Nya. (rsnh)

 

Selamat berkarya untuk TUHAN

Komentar

Postingan Populer